Blog WordPress sebenarnya bukanlah barang baru bagi saya. Beberapa bulan sebelum blog ini diluncurkan, saya sempat menjadi admin sementara di blog milik PAKIS Bintaro yang notabene merupakan komunitas adik-adik kelas saya di STAN Prodip Jakarta. Alhamdulillah kebersamaan saya dengan blog tersebut meskipun terbilang cukup singkat ternyata memberikan banyak manfaat bagi diri saya pribadi. Sehingga di kemudian hari merasa lebih siap menjadi ’single fighter’. Dan kini (dengan sedikit terinspirasi dari website pribadi seorang public figure), hadirlah http://rijalwannab.wordpress.com Dengan username rijaluna (kurang lebihnya Bahasa Arab yang berarti lelaki kita, rijal nama panggilan saya, terus kalo luna gak tau kenapa suka banget sama nama luna) dan avatar lilin kecil dengan warna dan cahayanya yang biru  berlatar belakang hitam. Ya, itulah identitas diriku di blogsphere yang sepertinya pun merupakan cerminan dari karakaterku.

Uraian tentang blog ini: “Barangkali sama dengan para bloger lainnya yang menisbahkan diri pada dakwah salaf, maka keberadaan blog ini pun diharapkan menjadi salah satu ujung tombak dakwah Islam. Tanpa mengurangi kelemahan saya sebagai seorang penuntut ilmu, saya berharap bisa menjadi sahabat bagi anda semua yang benar-benar menginginkan kebaikan.”

Saya juga berharap agar blog ini tidak hanya dimanfaatkan oleh saudara sesama Muslim. Namun juga bisa dimanfaatkan oleh kalangan non Muslim. Tentunya untuk tujuan yang baik.

Ketentuan Penyalinan

Kebanyakan materi dalam blog ini saya nukil dari situs/blog lainnya sehingga ketentuan penyalinan materi dikembalikan kepada situs/blog yang bersangkutan.

Adapun untuk materi yang asli merupakan hasil karya saya, sangat saya anjurkan agar tidak menukilkannya ke blog/situs lainnya. Terkecuali bila didapatkan adanya sesuatu manfaat yang nyata dan telah didiskusikan dengan saya lebih lanjut.

Keberadaan komentar dalam sebuah blog bagi saya memiliki arti penting dalam mengetahui respon pembaca lebih lanjut terhadap materi yang disajikan. Maka dari itu, komentar saya buka insya Allah untuk semua halaman dan postingan.

Terkait dengan pemberian komentar, harap diperhatikan hal-hal berikut:

  1. Tidak menampilkan avatar makhluk hidup (manusia dan hewan). Baca artikel terkait di sini.
  2. Menggunakan bahasa yang sopan. Bilamana ada makian atau umpatan meskipun itu ditujukan untuk fanatikus kebathilan, kemungkinan besar komentar akan saya hapus.
  3. Tidak menyingkat dalam mengucapkan salam dan sholawat atau do’a (lebih bagus gunakan Pengetikan Arab yang bannernya dicantumkan di sidebar). Baca artikel terkait di sini dan di sini.
  4. Komentar yang nggak nyambung dengan topic bakalan di-delete.
  5. Ketentuan lainnya akan segera menyusul.

Atas kerja sama anda semua saya ucapkan, terima kasih.

Dan silahkan nikmati aja, segala sajian yang ada di blog ini.

Admin Rijal In Da Blog

- Abu Fithrah Rijal -


2 Responses to “Tentang Blog”


  1. September 15, 2008 at 7:12 am

    Bismillahirrahmaanirrahiim,

    Walhamdulillah, satu lagi blog dakwah yang sarat dengan ilmu, semoga bermanfaat untuk kita semua. Salam kenal ya akhy… ana dari Jogja. JazakAlloh atas dipasangnya banner link “Pendidik Muslim” sebenarnya blog tersebut masih dalam tahap pengembangan.

    HayyakAlloh wa baarokAlloohu fiik.

    -Abu Yahya Mubarok-

    Salam kenal juga. Wa fiik barokallahu.

  2. December 9, 2008 at 7:52 am

    assalamu`alaikum
    salam kenal dari ana, semoga blog antum semakin bermanafaat bagi ummat dan tolong ya beri nasihat di blog ana di http://www.hikmahanak.blogspot.com jazakalloh khoiron katsiron


Leave a Reply




Kalender Hijriyah






Top Clicks

Blog Stats

  • 3,070 hits

Quote Of The Day

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Wahai anak Adam, (masa) siangmu adalah tamumu, maka berbuat baiklah terhadapnya. Karena sungguh, jika engkau berbuat baik kepadanya, niscaya dia akan pergi dengan memujimu. Dan apabila engkau berbuat buruk terhadapnya maka dia akan pergi dengan mencercamu, begitu pula dengan malammu.” “Wahai anak Adam, injaklah bumi ini dengan kakimu. Sungguh, sekecil apapun dia, pasti bakal menguburmu. Sesungguhnya engkau itu senantiasa sedang mengurangi usiamu, semenjak engkau dilahirkan dari perut ibumu.” “Wahai anak Adam, engkau dapati pagimu berada di antara dua waktu, yang keduanya tak mungkin meninggalkanmu, yakni bahayanya malam dan bahayanya siang. Sampai engkau mendatangi negeri akhirat, yang bisa jadi engkau datang ke al-jannah (surga) dan bisa jadi engkau ke an-nar (neraka). Maka siapakah yang lebih besar bahayanya daripada dirimu sendiri?” “Wahai anak Adam, engkau hanyalah (laksana) hari-hari yang setiap kali berlalu satu hari maka hilanglah pula sebagian dari dirimu.” (Mawa’izh Lil Imam Al-Hasan Al-Bashri, hal. 35)