20
Aug
08

[Salafi-Indonesia] AsySyariah.Com: Kumpulan Artikel Ramadhan!

Seputar Puasa Ramadhan dan Idul Fithri

Penulis: Redaksi Asy Syariah

Menyambut Ramadhan, banyak acara digelar kaum muslimin. Di antara acara tersebut ada yang telah menjadi tradisi yang “wajib” dilakukan meski syariat tidak pernah memerintahkan untuk membuat berbagai acara tertentu menyambut datangnya bulan mulia tersebut.

Berikut kami tampilkan kembali beberapa artikel yang pernah kami muat sebelumnya. Semoga ini bisa memudahkan para pembaca dalam mencari artikel yang terkait dengan puasa ramadhan dan hari raya ‘Idul Fithri.

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Meneropong Ilmu Hisab

Hukum Ringkas Puasa Ramadhan

Adab-adab Berpuasa

Hal-hal yang Dianggap Membatalkan Puasa

Jima’ Saat Puasa Ramadhan

Puasa Tidak Sekedar Makan dan Minum

Shalat Tarawih

Sahur dan Berbuka

Shaum Ramadhan dan Hari Raya Bersama Pemerintah, Syi’ar Kebersamaan Umat Islam

Beberapa Kesalahan Dalam Bulan Ramadhan

Zakat Fitrah Pensuci Jiwa

Meneladani Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam Dalam Ber’idul Fithri

Introspeksi Diri di Bulan Ramadhan

Jumlah Khutbah Dalam Shalat ‘Id


0 Responses to “[Salafi-Indonesia] AsySyariah.Com: Kumpulan Artikel Ramadhan!”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




Kalender Hijriyah






Top Clicks

Blog Stats

  • 3,070 hits

Quote Of The Day

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Wahai anak Adam, (masa) siangmu adalah tamumu, maka berbuat baiklah terhadapnya. Karena sungguh, jika engkau berbuat baik kepadanya, niscaya dia akan pergi dengan memujimu. Dan apabila engkau berbuat buruk terhadapnya maka dia akan pergi dengan mencercamu, begitu pula dengan malammu.” “Wahai anak Adam, injaklah bumi ini dengan kakimu. Sungguh, sekecil apapun dia, pasti bakal menguburmu. Sesungguhnya engkau itu senantiasa sedang mengurangi usiamu, semenjak engkau dilahirkan dari perut ibumu.” “Wahai anak Adam, engkau dapati pagimu berada di antara dua waktu, yang keduanya tak mungkin meninggalkanmu, yakni bahayanya malam dan bahayanya siang. Sampai engkau mendatangi negeri akhirat, yang bisa jadi engkau datang ke al-jannah (surga) dan bisa jadi engkau ke an-nar (neraka). Maka siapakah yang lebih besar bahayanya daripada dirimu sendiri?” “Wahai anak Adam, engkau hanyalah (laksana) hari-hari yang setiap kali berlalu satu hari maka hilanglah pula sebagian dari dirimu.” (Mawa’izh Lil Imam Al-Hasan Al-Bashri, hal. 35)